MERANGIN, JAMBI (INTELIJENNEWS.COM) – Pertanyaan besar muncul di kalangan masyarakat terkait pembangunan gedung MAN 1 Merangin yang dinilai dikerjakan asal-asalan. Siapa yang akan bertanggung jawab atas proyek ini, pihak konsultan atau kontraktor?
Pemberitaan terkait pembangunan gedung MAN 1 Merangin yang tidak sesuai dengan standar perencanaan menyebar luas di media sosial. Masyarakat merasa heran dengan kualitas pembangunan yang tidak memadai, termasuk penggunaan batu bata pada pondasi gedung. Hal ini memicu kekhawatiran tentang ketahanan bangunan tersebut, yang menurut warga, tidak akan bertahan lama dan berpotensi roboh.
Seorang warga dengan tegas menyatakan, “Mutu dan kualitas gedung ini sangat diragukan. Dengan pondasi yang hanya terbuat dari batu bata, kami khawatir gedung ini tidak akan bertahan lama.”
Selain itu, pembangunan yang dianggap asal-asalan ini dinilai dapat memberikan dampak negatif bagi para siswa MAN 1 Merangin. Warga dan sumber anonim berinisial (M) meminta agar pihak pengawas dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi serta Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil tindakan tegas, termasuk menghentikan proyek tersebut jika perlu.
“Kami berharap ada sanksi tegas bagi kontraktor maupun konsultan yang terlibat. Proyek seperti ini tidak boleh dikerjakan seenaknya saja,” ujar (M).
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak konsultan perancangan atau kontraktor terkait tuduhan ini. Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan dan menyelesaikan masalah ini.
(Redaksi)






