MADIUN,INTELEJENNEWS.COM-Ayam Broiler merupakan ternak penghasil daging yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan ternak potong lainnya. Ayam broiler memiliki keunggulan pada siklus produksi yang singkat yaitu dalam waktu 4-6 minggu sudah dapat dipanen. Ayam broiler berpotensi dijadikan sebagai salah satu jenis usaha namun harus diikuti dengan manajemen pemeliharaan yang baik.
Seperti yang sudah di lakukan oleh pemerintah Desa jetis kecamatan dagangan kabupaten madiun, kandang dengan kapasitas 7ribu ekor ayam pedaging tersebut baru berjalan selama kurang lebih 1 tahun yang di anggarakan dari sumber Dana desa pada tahun 2023.
Inovasi desa tersebut di kelola sepenuh nya oleh Pokmas (Kelompok Masyarakat) yang bertanggung jawab pada BUMDes desa jetis yang di mana semua yang berkaitan dengan Pemeliharaan dan manajemen keuangan di dalam usaha ini sepenuhnya di kelola oleh Pokmas desa jetis tersebut dan pemerintah Desa prambon sendiri berwenang sebagai pengawas kegiatan.
Pokmas desa jetis sendiri terhitung berhasil dalam menjalankan program pemerintah Desa ini terbukti dalam 1 tahun Pokmas tersebut bisa panen sebanyak 5-6 kali. tak hanya sampai di situ kedepan pemerintah Desa jetis melalui Pokmas akan terus mengembangkan kegitan tersebut agar bisa menjadi desa yang produktif.
“Saya berharap khususnya pemerintah Desa jetis dengan berjalannya program inovasi desa dan ketahanan pangan ini dapat memberikan pemasukan yang signifikan untuk BUMDes kita melalui Pokmas sebagai pengelola, khususnya pendapatan asli desa (PAD). karena kami berharap desa jetis kedepan bisa menjadi desa mandiri dan produktif” Ucap kepala desa jetis Suprihatin Spd. I ketika di temui awak media. Adv/red





