Denpasar–Intejennews.com– Suasana Kantor DPD RI Bali di Denpasar pada Jumat (7/3/2025) pagi berubah ramai. Ratusan driver pariwisata dari berbagai komunitas berkumpul sejak pukul 08.57 WITA untuk mengawal langkah Niluh Djelantik dalam menghadapi proses verifikasi di Badan Kehormatan (BK) DPD RI. Kehadiran mereka bukan sekadar dukungan, tetapi bentuk solidaritas terhadap sosok yang mereka anggap berani bersuara untuk kepentingan rakyat kecil.
Komunitas driver yang tergabung dalam Forum Driver Pariwisata Bali, seperti Galang Kangin Sanur, Bali Nine Nine, Bali Segara Transport, dan Bali Trans, memenuhi halaman kantor DPD RI. Saat Niluh tiba, mereka langsung menyambutnya dengan sorakan penuh semangat.
“Semangat Mbok Niluh, kami kawal sampai selesai!” seru para driver pariwisata serempak, menunjukkan dukungan tak tergoyahkan.
Di hadapan mereka, Niluh Djelantik menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa dirinya akan menyampaikan seluruh fakta secara transparan dalam verifikasi yang dipimpin Ketua BK DPD RI, Ismeth Abdullah, mulai pukul 10.20 WITA.
“Kami datang ke sini untuk menjalani proses verifikasi dengan terbuka dan jujur. Setiap laporan harus ditanggapi dengan baik, dan saya siap menyampaikan semua yang sebenarnya terjadi,” ujar Niluh di hadapan para pendukungnya.
Kasus ini bermula dari laporan Togar Situmorang dan Axl Mattew Situmorang terhadap Niluh ke BK DPD RI, menyusul responsnya terhadap pernyataan Togar mengenai kebijakan driver online yang diwajibkan memiliki KTP Bali. Pernyataan tersebut dinilai melanggar konstitusi, dan Niluh merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menanggapinya sebagai warga Bali yang peduli terhadap keberlangsungan hidup para pekerja di sektor transportasi dan pariwisata.
“Saya tahu betul bagaimana kebijakan ini diterapkan, dan saya sudah dua kali bertemu langsung dengan para driver untuk mendiskusikannya. Saya ingin memastikan bahwa kebijakan yang diambil berpihak pada rakyat dan tidak merugikan siapa pun,” tegas Niluh dalam pernyataan sebelumnya pada Selasa (4/3/2025).
Dengan dukungan penuh dari komunitas driver, proses verifikasi berjalan lancar. Hingga berita ini diterbitkan, hasil dari pertemuan tersebut masih dinantikan. Namun, satu hal yang pasti: Niluh Djelantik tidak sendiri dalam perjuangannya. Rakyat ada di belakangnya.
(FR85)



