Heboh, Ketua OSIS SMAN 10 Sarolangun Tuntut Keterbukaan Dana BOS

INTELEJENNEWS.COM –

Sarolangun, Jambi – Suasana di SMAN 10 Sarolangun, Kecamatan Limbur Tembesi, mendadak heboh. Ketua OSIS setempat secara terbuka menyampaikan tuntutan kepada kepala sekolah terkait dugaan kurangnya keterbukaan dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).14/2

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya yang menyaksikan langsung penyampaian aspirasi tersebut, Ketua OSIS menyoroti minimnya transparansi penggunaan dana BOS dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut kondisi sekolah dinilai kurang terawat, meskipun anggaran dana BOS yang diterima sekolah tergolong besar.

“Memang benar bang, saya lihat beberapa tahun ini sekolah kami tidak ada perawatan sama sekali, sementara dana bantuan operasional sekolah sangat besar,” ujar sumber tersebut menirukan pernyataan Ketua OSIS.

Tak hanya itu, dalam penyampaian tersebut juga terungkap bahwa pihak sekolah disebut telah memungut dana komite sebesar Rp100.000 per siswa. Hal ini turut menjadi sorotan para siswa dan wali murid yang mempertanyakan dasar serta peruntukan pungutan tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Kepala SMAN 10 Sarolangun, Hartoyo, membenarkan adanya tuntutan yang disampaikan Ketua OSIS di depan umum. Terkait pengelolaan dana BOS sebesar Rp150 juta, ia mengaku tidak mengetahui secara rinci lokasi pembelian barang.

“Yang tahu itu bendahara. Uang tersebut juga kami gunakan untuk membayar lima orang guru honorer,” ujarnya kepada awak media.

Pernyataan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru mengenai sistem pengawasan dan transparansi pengelolaan anggaran di lingkungan sekolah. Sejumlah wali murid berharap agar Dinas Pendidikan Provinsi Jambi segera mengambil langkah tegas dan melakukan evaluasi menyeluruh.

Mereka menilai, sebagai pejabat publik, kepala sekolah seharusnya mengedepankan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan sesuai dengan sumpah jabatan yang diemban.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait polemik tersebut.

(Siefronhadi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *