Pengerjaan Gedung SMKN 2 Merangin Diduga Asal Jadi, Warga Minta Pengawasan Ketat dari Pihak Berwenang

INTELEJENNEWS.ID –

MERANGIN, JAMBI — Proyek pembangunan gedung laboratorium di SMKN 2 Merangin, yang didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi Jambi dengan nilai kontrak sebesar Rp335.070.000, menuai sorotan. Pengerjaan proyek yang dimulai pada 11 Juni 2024 ini terlihat kurang optimal dan terkesan dikerjakan asal jadi.

Bacaan Lainnya

Saat tim media turun langsung ke lokasi proyek, terlihat beberapa bagian bangunan yang telah mengalami keretakan, meskipun proyek masih dalam tahap penyelesaian. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas bangunan, terutama mengingat gedung tersebut berfungsi sebagai laboratorium yang seharusnya kokoh dan aman untuk digunakan oleh siswa.

Upaya untuk mendapatkan konfirmasi dari pihak SMKN 2 Merangin belum membuahkan hasil. Kepala sekolah, yang dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, tampak tidak memberikan respons dan kontak tampaknya telah diblokir, menimbulkan dugaan bahwa pihak sekolah mencoba menghindari pertanyaan dari awak media.

Warga sekitar pun berharap agar Dinas Pendidikan Provinsi Jambi segera menindaklanjuti laporan terkait kualitas bangunan tersebut. Mereka meminta pihak pengawas proyek memberikan teguran keras kepada kepala sekolah dan pihak yang bertanggung jawab atas pengerjaan proyek, agar kerugian negara akibat pembangunan yang diduga asal jadi ini dapat diminimalisasi.

Hingga berita ini diturunkan, kepala sekolah SMKN 2 Merangin belum dapat dihubungi untuk memberikan klarifikasi terkait kondisi gedung laboratorium yang terlihat mengalami kerusakan parah. Masyarakat berharap adanya pengawasan ketat dalam pelaksanaan proyek-proyek sekolah di masa mendatang agar kualitas bangunan lebih terjamin dan aman bagi para siswa.

 

Siepronhadi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *