INDRAMAYU – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat. Melalui Primkopol, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., turut mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dengan menyalurkan bantuan modal kepada para petani.
Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Jawa Barat, khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Dalam pelaksanaannya, bantuan modal yang diberikan berkisar antara Rp10 juta hingga Rp20 juta untuk setiap petani. Namun, guna memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara optimal, skema penyaluran tidak diberikan dalam bentuk uang tunai.
Sebaliknya, bantuan tersebut dikonversi langsung menjadi kebutuhan produksi pertanian berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk, serta bibit unggul yang dibutuhkan petani dalam proses budidaya.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan mengatakan kebijakan tersebut diterapkan untuk meminimalisasi potensi penyalahgunaan dana sekaligus memastikan bantuan benar-benar digunakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
“Dengan adanya akses pembiayaan yang baik, pendampingan yang konsisten, serta kepastian penyerapan hasil panen, kita berharap para petani tidak lagi tergantung pada pola-pola lama yang kurang menguntungkan,” ujar Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan.
Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh hasil panen semata, tetapi juga oleh keberlanjutan ekosistem pertanian yang mendukung petani dari hulu hingga hilir.
Karena itu, selain memberikan dukungan sarana produksi, pihaknya juga mendorong adanya pendampingan berkelanjutan serta jaminan pemasaran hasil panen agar petani memperoleh keuntungan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Program ini menjadi bagian dari sinergi antara Polri, pemerintah, kelompok tani, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat sektor pertanian nasional. Melalui dukungan pembiayaan produktif yang terarah, diharapkan produktivitas pertanian meningkat, kesejahteraan petani terangkat, dan ketahanan pangan nasional semakin kokoh.
Kapolda Jabar menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendukung berbagai program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.





