INDRAMAYU – Polsek Sliyeg Polres Indramayu Polda Jabar mengikuti apel gabungan bersama TNI, aparatur pemerintah kecamatan, dan para kepala desa di halaman Kantor Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Senin (12/10/2026).
Apel yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB itu menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarlembaga, khususnya dalam meningkatkan pelayanan publik serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain personel TNI-Polri, kegiatan tersebut diikuti aparatur sipil negara (ASN), perwakilan instansi sektoral, serta para kuwu atau kepala desa se-Kecamatan Sliyeg.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana mengatakan, apel gabungan bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga menjadi sarana menyamakan langkah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Apel gabungan ini bukan sekadar rutinitas berdiri di lapangan, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi antarinstitusi,” ujar Edi.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik antara kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa diperlukan agar berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Terlebih, setiap unsur pemerintahan memiliki peran masing-masing yang saling berkaitan dalam menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
“Melalui kebersamaan ini, kita menyatukan visi dan meningkatkan disiplin kerja agar pelayanan kepada masyarakat Kecamatan Sliyeg semakin baik, cepat, dan responsif,” katanya.
Tak hanya menyoroti peningkatan kedisiplinan aparatur, Edi juga mengajak seluruh peserta apel untuk lebih peduli terhadap situasi keamanan di lingkungan masing-masing.
Ia meminta para kuwu, jajaran unit pelaksana teknis daerah (UPTD), serta pegawai kecamatan aktif membangun komunikasi dengan masyarakat guna mencegah munculnya persoalan sosial.
Menurutnya, upaya menjaga keamanan desa membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, tidak hanya mengandalkan aparat kepolisian.
“Kami mengajak para kuwu, jajaran UPTD, serta seluruh pegawai kecamatan untuk aktif menjadi penggerak dalam menjaga kedamaian di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.
Edi juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antar warga, terutama ketika muncul perbedaan pendapat atau persoalan di tengah masyarakat.
Kapolsek meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya, termasuk berita bohong atau hoaks yang beredar di media sosial.
Selain itu, setiap permasalahan yang berpotensi menimbulkan konflik diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.
“Jaga kerukunan, hindari tindakan main hakim sendiri, dan jangan mudah terhasut isu provokatif atau berita hoaks,” pesannya.
Edi menegaskan, koordinasi yang kuat antara unsur Tiga Pilar menjadi salah satu kunci dalam mendeteksi dan menangani potensi gangguan keamanan sejak dini.
Dengan komunikasi yang terjalin baik hingga tingkat desa, setiap persoalan diharapkan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Jika koordinasi Tiga Pilar berjalan kuat, setiap persoalan di tingkat desa akan lebih mudah kita selesaikan bersama sejak dini,” katanya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, layanan pengaduan disediakan untuk mempermudah masyarakat menjangkau petugas kepolisian sehingga setiap laporan dapat segera diteruskan kepada personel terkait.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center Polri 110.
Melalui layanan tersebut, Polres Indramayu berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pungkasnya.






