MERANGIN, JAMBI – INTELEJENNEWS.COM – Herman Efendi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Merangin, secara resmi melaporkan pemasangan papan bunga ucapan selamat yang mencatut nama keluarganya ke Polres Merangin, Jumat (6/12/2024).
Papan bunga tersebut ditemukan terpasang di Posko Syukur Kemenangan pasangan Syukur-Khafid di Hotel Bukit Indah, Bangko, dengan tulisan yang mengatasnamakan “Keluarga Besar Herman Efendi” sebagai pengirim. Ucapan tersebut diduga menyatakan selamat atas kemenangan pasangan Syukur-Khafid sebagai Bupati Merangin.
Saat dikonfirmasi oleh Intelejennews.com melalui telepon, Herman Efendi mengungkapkan bahwa ia tidak pernah memasang atau memerintahkan pemasangan papan bunga tersebut.
“Saya tidak pernah memasang papan bunga, apalagi menyuruh orang lain memasangnya. Ini mencatut nama baik saya dan keluarga besar saya. Karena itu, saya membuat laporan resmi ke Polres Merangin untuk membuktikan bahwa saya tidak terlibat dalam pemasangan karangan bunga tersebut,” jelas Herman Efendi tegas.
Alasan Melapor ke Polisi
Herman Efendi menambahkan bahwa pelaporan ini dilakukan untuk menjaga nama baiknya di mata masyarakat Merangin. Ia khawatir jika tidak melaporkan kasus ini, masyarakat akan salah paham dan mengira dirinya terlibat dalam pemasangan papan bunga tersebut.
“Jika tidak saya laporkan ke polisi, masyarakat Merangin bisa menduga bahwa saya yang memasang atau menyuruh pemasangan papan bunga tersebut. Untuk itu, saya ingin membuktikan bahwa itu bukan perbuatan saya,” ungkap Herman Efendi.
Langkah Tegas untuk Klarifikasi
Laporan yang dibuat di Polres Merangin ini menunjukkan keseriusan Herman Efendi dalam menjaga reputasinya sebagai seorang wakil rakyat. Menurutnya, tindakan pencatutan nama tanpa izin seperti ini merupakan hal yang merugikan, terutama karena melibatkan isu politik yang sensitif.
“Saya harap laporan ini dapat diproses secara profesional oleh pihak kepolisian agar kebenarannya terungkap. Saya ingin memastikan bahwa tidak ada pihak yang menggunakan nama saya dan keluarga besar saya untuk kepentingan tertentu tanpa izin,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Polres Merangin masih melakukan penyelidikan atas laporan tersebut untuk mengetahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan papan bunga di acara Syukur-Khafid di Posko Bukit Indah.
(Siepronhadi)






