BOGOR – Personel Polsek Citeureup, Polres Bogor, melaksanakan kegiatan penggalangan dan penyampaian imbauan kamtibmas kepada tokoh masyarakat, para guru, serta pelajar tingkat SMA/SMK di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan mendatangi tokoh masyarakat dan sejumlah sekolah tingkat SMA/SMK guna memberikan edukasi serta imbauan kepada masyarakat dan kalangan pelajar agar tidak mudah terpengaruh ajakan mengikuti aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI, Jakarta, maupun di wilayah Bogor.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Citeureup menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada berbagai elemen masyarakat, di antaranya:
1. Imbauan kepada Tokoh Masyarakat
Personel Polsek Citeureup mengajak para tokoh masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Para tokoh masyarakat diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada warga agar tidak mudah tertarik ataupun terprovokasi oleh ajakan mengikuti aksi unjuk rasa ke Jakarta, termasuk ajakan yang disertai iming-iming uang atau imbalan tertentu.
Selain itu, disampaikan pula bahwa upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.
2. Imbauan kepada Para Guru dan Pihak Sekolah
Kepada para guru dan pihak sekolah, personel Polsek Citeureup mengimbau agar meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap keberadaan serta aktivitas para siswa.
Khususnya pada hari berikutnya, pihak sekolah diharapkan melaksanakan pengecekan kehadiran siswa melalui absensi. Apabila terdapat siswa yang tidak masuk sekolah tanpa keterangan yang jelas, pihak sekolah diimbau segera berkoordinasi dan menyampaikan informasi kepada Polsek Citeureup untuk dilakukan langkah-langkah lebih lanjut sesuai kebutuhan.
3. Imbauan kepada Pelajar SMA/SMK
Kepada para pelajar, personel Polsek Citeureup memberikan pemahaman agar tidak mengikuti ajakan aksi unjuk rasa ke Jakarta maupun Bogor yang beredar melalui media sosial atau saluran komunikasi lainnya, terutama apabila disertai janji-janji tertentu, pemberian uang, maupun imbalan lainnya.
Para siswa juga diingatkan agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan keselamatan dan tanggung jawab sebagai pelajar dengan tetap mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Selain itu, personel kepolisian turut memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, tawuran antarpelajar, dan keterlibatan dalam geng motor yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, serta lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan penggalangan dan imbauan kamtibmas ini, Polsek Citeureup berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara kepolisian, tokoh masyarakat, pihak sekolah, dan para pelajar dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif.
Polsek Citeureup juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membimbing generasi muda agar tidak mudah terpengaruh ajakan negatif, menjaga kedisiplinan, serta fokus pada pendidikan demi meraih masa depan yang lebih baik.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan wilayah Kecamatan Citeureup tetap aman dan kondusif serta para pelajar dapat terhindar dari kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban, dan proses belajar mengajar.






