BOGOR – Upaya mencegah kenakalan remaja, khususnya perkelahian antarpelajar dan aksi tawuran, terus dilakukan jajaran Polsek Ciawi, Polres Bogor. Salah satunya melalui pendekatan keagamaan dan komunikasi langsung dengan masyarakat melalui program Sholat Jumat Keliling (Jumling).
Kali ini, Kapolsek Ciawi Kompol Waluyo, S.H., M.H., melalui Bawas Polsek Ciawi AIPTU Sawaludin bersama Bhabinkamtibmas AIPDA Eko Prasetya P. dan BRIPKA Andi Cahyandi, melaksanakan Sholat Jumat Keliling di Masjid Zamatul Amin atau Masjid Aceh, Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jumat (31/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana mempererat silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama terkait meningkatnya perhatian terhadap potensi kenakalan remaja dan tawuran pelajar.
Usai pelaksanaan Sholat Jumat, AIPTU Sawaludin yang mewakili Kapolsek Ciawi menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para jamaah, khususnya orang tua, tokoh agama, dan generasi muda.
Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan bahwa perkelahian antarpelajar dan tawuran bukan sekadar persoalan kenakalan remaja. Perilaku tersebut dapat berujung pada tindak pidana, menimbulkan korban luka bahkan kehilangan nyawa, serta merusak masa depan generasi muda.
“Kami atas arahan Bapak Kapolsek Ciawi Kompol Waluyo mengimbau kepada seluruh jamaah, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Jangan sampai mereka terlibat perkelahian pelajar, tawuran, maupun membawa senjata tajam yang dapat membahayakan keselamatan jiwa dan merusak masa depannya,” ujar AIPTU Sawaludin.
Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih mengenali lingkungan pergaulan anak, memperhatikan aktivitas setelah pulang sekolah, serta memastikan anak tidak terlibat dalam kelompok yang berpotensi melakukan tindakan kekerasan.
Selain itu, masyarakat diingatkan agar mengawasi kebiasaan anak nongkrong hingga larut malam, menghindari keterlibatan dalam geng motor, serta menggunakan media sosial secara bijak agar tidak mudah terprovokasi ajakan tawuran.
“Kami berharap para orang tua mengetahui dengan siapa anaknya bergaul, jam berapa pulang sekolah, dan apa saja aktivitasnya di luar rumah. Apabila melihat adanya gerombolan pelajar yang mencurigakan atau diduga hendak melakukan tawuran, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Ciawi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Zamatul Amin menyambut baik kegiatan Sholat Jumat Keliling yang dilaksanakan jajaran Polsek Ciawi. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian kepolisian dalam memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat, khususnya terkait pencegahan tawuran pelajar.
Melalui program Jumling ini, Polsek Ciawi berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kepedulian sosial, membangun komunikasi, dan menanamkan nilai-nilai positif bagi generasi muda.
Pencegahan tawuran pelajar membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh agama, lingkungan masyarakat hingga aparat keamanan. Pengawasan dan kepedulian sejak dini menjadi langkah penting agar remaja tidak terjerumus dalam pergaulan yang berisiko.
Polsek Ciawi mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi tawuran, perkelahian pelajar, maupun gangguan kamtibmas lainnya melalui Bhabinkamtibmas setempat atau Call Center Polri 110, yang melayani pengaduan selama 24 jam dan bebas pulsa.






