INTELEJENNEWS COM –
MERANGIN, JAMBI — Pemberitaan terkait dugaan pembangunan laboratorium SMKN 2 Merangin yang dikerjakan asal jadi mendapat tanggapan mengejutkan dari kepala sekolah SMKN 2 Merangin. Saat bertemu awak media, oknum kepala sekolah tersebut berperilaku tidak sesuai dengan etika profesi, hingga dinilai berlagak seperti preman pasar.
Sikap ini menimbulkan reaksi serius dari publik, yang menilai bahwa seorang kepala sekolah seharusnya mampu bersikap bijak, menjaga wibawa, dan memberikan contoh baik bagi siswa serta lingkungan sekolah. Bukannya bersikap profesional, kepala sekolah SMKN 2 Merangin justru menunjukkan perilaku yang dianggap tidak pantas.
Warga berharap agar instansi terkait segera memberi sanksi tegas kepada oknum kepala sekolah tersebut. “Jika tidak bisa menerima kritik dengan baik, jangan menjadi pejabat publik,” ujar salah satu warga yang menyesalkan tindakan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, kepala sekolah SMKN 2 Merangin belum memberikan tanggapan serius terkait insiden ini. Masyarakat berharap kepada pihak pengawas dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengambil langkah tegas dan menindak oknum kepala sekolah demi menjaga citra dan profesionalisme di lingkungan pendidikan.
Siepronhadi






