Merangin, Jambi (INTELEJENEWS.COM)– Sebuah tonggak penting dalam pembangunan daerah kembali dicapai di Kabupaten Merangin. Gubernur Jambi, H. Al Haris, didampingi oleh Penjabat (Pj) Bupati Merangin, H. Mukti, meresmikan Desa Persiapan Sungai Tebal, yang merupakan hasil pemekaran dari Desa Tuo di Kecamatan Lembah Masurai, pada Jumat (20/9). Peresmian ini menandai awal dari proses pembentukan desa baru yang mandiri dan berdaulat dalam mengelola urusan pemerintahan dan pembangunan lokal.
Dalam sambutannya, Gubernur Jambi H. Al Haris mengungkapkan rasa syukurnya atas terwujudnya Desa Persiapan Sungai Tebal. “Alhamdulillah, berkat perjuangan masyarakat, sekarang ini Sungai Tebal sudah menjadi desa persiapan. Nomor register desanya juga sudah saya buat,” ujar Al Haris. Ia juga menambahkan bahwa sebelumnya terdapat kendala pada jumlah penduduk yang harus dipenuhi untuk proses pemekaran, namun masalah tersebut kini telah terselesaikan, sehingga Desa Sungai Tebal dapat memulai perjalanannya menuju status desa definitif.
Menurut H. Al Haris, butuh waktu sekitar tiga tahun bagi Desa Sungai Tebal untuk menjadi desa definitif. Namun, ia menekankan bahwa proses tersebut bisa dipercepat jika kepala desa dan perangkatnya mampu menjalankan administrasi pemerintahan dengan baik. “Kalau kepala desanya bisa membuat administrasi desa dengan baik, serta menjalankan Pemerintahan Desa dengan benar, maka setahun saja sudah bisa menjadi desa definitif,” tambahnya.
Gubernur juga mengingatkan bahwa berbagai persiapan fisik, seperti kantor desa, harus segera diselesaikan untuk mendukung operasional pemerintahan desa. Dalam upaya mendukung Penjabat Kades, Pemerintah Provinsi Jambi juga akan memberikan fasilitas berupa kendaraan dinas, meskipun untuk sementara hanya berupa sepeda motor bekas. “Motor dinas Penjabat Kadesnya nanti disiapkan Pemprov Jambi, meskipun sementara hanya sepeda motor seken,” terang H. Al Haris.
Setelah Sungai Tebal resmi menjadi desa definitif, desa ini akan memiliki otonomi penuh dalam mengatur pemerintahan dan urusan rumah tangganya sendiri, tanpa perlu bergantung pada Desa Tuo. Gubernur Jambi menyebut bahwa pada saat itu, Desa Sungai Tebal juga akan memiliki hak untuk menyelenggarakan pemilihan kepala desa, yang menjadi salah satu bentuk kemandirian desa.
Dalam kesempatan yang sama, Pj Bupati Merangin H. Mukti secara resmi melantik Penjabat Kepala Desa (Kades) Sungai Tebal, Darma Setiawan. Pelantikan dilakukan setelah Darma Setiawan diambil sumpah dan janjinya di hadapan masyarakat Desa Sungai Tebal. “Selamat bekerja kepada Penjabat Kades Sungai Tebal Darma Setiawan, semoga amanah besar yang disematkan di pundak saudara bisa dijalankan dengan baik dan bermanfaat untuk kemajuan desa,” ujar Mukti.
H. Mukti menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Jabatan adalah sebuah amanah, dan pemegang jabatan harus betul-betul berbuat yang terbaik untuk masyarakat yang dipimpinnya, karena kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT,” lanjutnya. Pesan ini menjadi penekanan penting bagi Darma Setiawan dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin sementara di desa yang baru terbentuk ini.
Peresmian Desa Persiapan Sungai Tebal ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Merangin, staf ahli Bupati Merangin, para asisten Sekretaris Daerah Merangin, serta kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik dari Pemkab Merangin maupun dari Pemprov Jambi. Selain itu, hadir pula para camat dari kecamatan sekitar, kepala desa tetangga, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Peresmian Desa Persiapan Sungai Tebal ini bukan hanya sekadar seremoni administratif, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat setempat. Proses pemekaran ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan di wilayah tersebut, sehingga masyarakat Desa Sungai Tebal dapat menikmati akses yang lebih baik terhadap layanan pemerintahan dan fasilitas publik. Kemandirian desa menjadi tujuan utama dari pemekaran ini, yang diharapkan akan membawa perubahan positif bagi kesejahteraan warga desa.
Dengan ditetapkannya Sungai Tebal sebagai desa persiapan, langkah menuju desa definitif telah dimulai. Kini, tanggung jawab besar berada di pundak para pemimpin dan masyarakat Desa Sungai Tebal untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita kemandirian dan kesejahteraan yang lebih baik di masa mendatang.
Sieprodin






