Demi Memperkaya Diri Sendiri Pelaku Peti Menghancur Kan Aset-Aset Negara dan Pemerintahan Merangin

MERANGIN JAMBI ,INTELEJENNEWS.COM –
Aktivitas pertambangan Emas tanpa izin jenis Dompeng rakit yang sudah merusak salah satu Aset negara dan Pemerintahan yang ada di Desa Seling, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, dari Aktivitas tersebut pelaku Peti sudah menghancurkan jalan Setapak penghubung Desa Seling dan Desa Gaduk 1/7/2024).

Terpantau sa’at Team Media ini investigasi di lapangan pada hari saptu 29/6/2024 terlihat jelas adanya pelaku Peti yang sudah menghancurkan jalan Setapak kurang lebih sepanjang 10 meter hancur oleh pelaku Peti yang sudah merugikan Masyarakat Ganduk dan Pemerintahan Merangin tentunya, menurut keterangan para pekerja Peti kepada Team Media ini sa’at di lapangan,

“Yo ini mesin kami konsi duo yang jelas mesin ni mesin Parul yang punyo, yo kalau jalan setapak yang rusak ni akan kami perbaiki setelah mesinko lewat jalan ini kami cor balik jalanko,, beber pekerja Peti.

Salah satu Masyarakat Ganduk merasa risih atas adanya Aktivitas Peti tersebut menyampaikan kepada Team Media ini “yang kami kesal itu kenapa jalan setapak ini di Dompeng jugo bang, jadi kami selaku Warga Ganduk nggak bisa melintasi jalan setapak itu lagi semantara jalan ini adalah jalan setiap hari kami lewati bang, kami sangat mengharapkan kepada Pak Polisi agar bisa hentikan Dompeng ini,, tutur Masyarakat yang tidak boleh di sebutkan indetitasnya.

Atas kedatangan Team Media ini kelapangan membuat Parul selaku Bos/Cukong Peti merasa ter indimidasi sehingga mempertemui salah satu dari rekan Media ini di kediaman nya seakan tidak terima di datangi kelokasi Peti milik dia ” betul itu memang mesin aku sebelum kami kerjo kami sudah minta izin ke perangakat Desa Seling dan jugo Ganduk, kami jugo sudah rapat dengan warga-warga situ,, ujar parul dengan nada tinggi.

Masyarakat sangat mengharapkan kepada ( APH ) Aparat Penegak Hukum Merangin Jambi, agar bertidak secepat mungkin dalam penghentian Aktivitas Peti tersebut karena dampaknya sangat merugikan kami selaku Masyarakat Ganduk tolong pikir nasip kami Masyarakat Ganduk. Pungkas nya

Siepronhadi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *