MERANGIN, JAMBI (INTELIJENNEWS.COM) – Masyarakat mendesak Inspektorat Kabupaten Merangin untuk segera memanggil Kepala Desa (Kades) Air Liki terkait dugaan penggunaan tidak jelas uang penggantian motor dinas yang dilanda oleh excavator milik pihak Sarolangun. Hingga saat ini, uang penggantian dengan nilai sekitar Rp 100 juta tersebut tidak memiliki kejelasan mengenai penggunaannya.
Warga Desa Air Liki mengungkapkan keresahan mereka karena hingga kini motor dinas desa masih belum diganti. “Sampai saat ini, kami di Desa Air Liki tidak memiliki kendaraan dinas,” ujar salah satu warga kepada media ini. Warga mempertanyakan transparansi dalam penggunaan dana penggantian tersebut dan merasa dibiarkan tanpa penjelasan.
Masyarakat berharap Inspektorat Kabupaten Merangin segera memanggil Kepala Desa Air Liki dan Camat Tabir Barat untuk menyelesaikan permasalahan ini serta memberikan sanksi tegas. Keresahan warga kian meningkat karena tindakan Kades dianggap telah menggerus kepercayaan mereka terhadap pemerintah daerah.
Sejauh ini, baik dari pihak Inspektorat Kabupaten Merangin maupun aparat penegak hukum (APH) dari kepolisian dan kejaksaan negeri Merangin belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Masyarakat masih menunggu tindak lanjut dari dugaan penggelapan dana yang dilakukan oleh Kepala Desa Air Liki.
Siepronhad






